Pertanyaan:
Bagaimana agar supaya bisa hidup
rukun dengan tetangga / lingkungan ?
Apa ada kiat-kiatnya atau doanya ?
Apa ada kiat-kiatnya atau doanya ?
Jawab:
Imam Muslim meriwayatkan hadits dalam kitab Shahihnya, juz IV halaman
178, hadits nomor 3721
وَحَدَّثَنِيْ إِبْرَاهِيْمُ بْنُ مُوْسَى الرَّازِيُّ حَدَّثَنَا عِيْسَى - يَعْنِيْ ابْنَ يُوْنُسَ - حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيْدِ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ أَبِيْ أَنَسٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْحَكَمِ عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- لَا يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ أَوْ قَالَ : غَيْرَهُ
Telah menceritakan saya
Ibrahim bin Musa Ar-Razi, telah menceritakan kami Isa –yakni bin Yunus – telah
menceritakan kami Abdul Hamid bin Ja’far, dari Imran bin Abu Anas, dari Umar
bin Al-Hakam, dari Abu Hurairah, beliau berkata: Rasulullah shallallaahu
‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah
seorang mukmin benci kepada seorang mukminah, sebab jika benci kepada salah
satu perangai maka akan rela dengan akhlak yang lain atau beliau bersabda yang
lainnya.”
Imam
Nawawi menulis dalam
syarahnya, juz V halaman 209, maktabah syamilah:
.....أَنَّهُ نَهْيٌ أَيْ يَنْبَغِيْ أَنْ لَا يُبْغِضَهَا ،
لِأَنَّهُ إِنْ وَجَدَ فِيْهَا خُلُقًا يُكْرَهُ وَجَدَ فِيْهَا خُلُقًا
مَرْضِيًّا بِأَنْ تَكُوْنَ شَرِسَةَ الْخُلُقِ لَكِنَّهَا دَيِّنَةً أَوْ جَمِيْلَةً
أَوْ عَفِيْفَةً أَوْ رَفِيْقَةً بِهِ أَوْ نَحْوَ ذَلِكَ
..... itu adalah larangan,
maksudnya seyogyanya laki-laki mukmin untuk tidak membenci wanita mukminah,
karena ketika dia menemukan akhlak yang buruk pada dirinya yang ia benci, maka
dia menemukan (juga) pada dirinya akhlak yang dia ridhai. Misalnya: si wanita
tsb buruk akhlaknya, akan tetapi dia beragama, atau dia wanita yang elok, atau
dia wanita yang bisa menjaga diri, atau dia wanita yang sayang kepadanya dsb.
Wallaahu A’lam


Tidak ada komentar:
Posting Komentar